Bintang Tauladan !

Entrepreneur Lifestyle … mempersiapkan diri untuk menjadi Teladan.

Makasih Lho, Rivalku Sial*n :)

Posted by akhmad Guntar pada Agustus 8, 2006

rival-01Beberapa hari terakhir adl hari yang sedemikian “berkesan” bagi saya. Keletihan fisik karena aktivitas workaholic ketambahan ama greges-demam karena perubahan cuaca. Pulang kerja lha kok langsung roboh, ndak sempat lg fitness barang sebentar. Dah gitu lalu datanglah kabar yang mbikin saya seolah kejatuhan beban.

Rekan kerja saya nyodorin informasi pesaing terdekat, dengan produk yang persis serupa dg apa yang sedang saya dan temen2 bikin. Yes, I know, persaingan memang wajar. Masalahnya saya udah kadung berkeyakinan bahwa kami tidak sedang memiliki pesaing terkait dg strategi blue ocean yang kami terapkan. Strategi unggulan kami bukanlah terkait dg produk apa yang dijual, melainkan ttg bagaimana kami membuat & menjualnya.

Post ini telah dimigrasikan ke AkhmadGuntar dot com
Silahkan klik link berikut untuk terus membaca :

Makasih Lho, Rivalku Sial*n🙂

22 Tanggapan to “Makasih Lho, Rivalku Sial*n :)”

  1. haikal00 said

    mmmm.. actually I currently struggling againts myself😦
    project lagi (agak) idle.. less pressure makes me perform worse than usual..

  2. dianika said

    Tulisan yang menarik. Ada sisi lain yang menggugah saya. Terpenting, membangkitkan semangat.
    Saya sepakat bahwa kita tidak boleh membuat batasan bagi diri kita sendiri. Yang membuat batasan itu adalah Rasa Puas Diri dan Putus Asa. Hanya rasa puas dan putus asa yang membuat kita menghentikan langkah dalam berusaha atau meraih sesuatu.
    Jadi ingat pada satu film RACING STRIPES. Ada satu kalimat yang senada. Jika tidak yakin akan berhasil, maka berhentilah mencoba!
    So nice…!

  3. Putri said

    mau njelasin ndak blue ocean dan red ocean itu apa? atau saya harus baca buku tertentu… artikel tertentu mungkin …

    thanks ^_^

  4. Donald said

    Saat yang menyesakkan memang (kalau dibayangkan, maklum saya sendiri masih kurang pengalaman :)). Untuk kondisi-kondisi startup sepertinya saya bisa menyarankan tulisan-tulisan Paul Graham, misalnya How to Start a Startup atau How to Make Wealth. Menurut saya sih sangat cocok dan bagus sekali.

    Untuk Putri:
    Ide ini diambil dari buku Blue Ocean Strategy. Ringkasannya bisa dilihat di http://www.blueoceanstrategy.com/pages/summary.htm.

  5. SS said

    STRATEGI SAMUDRA BIRU
    BLUE OCEAN STRATEGY
    “Ciptakan Ruang Pasar Tanpa Pesaing dan Biarkan Kompetisi Tak Lagi Relevan”

    ISBN: 9789791601177
    Pengarang: W. Chan Kim. Renee Mauborgne
    Penerbit: SERAMBI
    Penerbitan: 2002
    Bahasa: INDONESIA
    Sampul: Hard Cover
    Ukuran: 16 x 24 cm
    Berat: 0.50 kg
    Jumlah Halaman: 315 hal
    Harga: Rp 69.900,00

    Hihihi.. Jadi ngiklan😛

    Artikel yang nyangkut-nyangkut Blue Ocean Strategy banyak kok. Browse aja. Happy reading😉

  6. Putri said

    “Ciptakan Ruang Pasar Tanpa Pesaing dan Biarkan Kompetisi Tak Lagi Relevan”

    … mmm … memangnya ada pasar tanpa pesaing … bukankah kompetisi pasti akan ada … sekarang atau nanti …

    ^_^ … belum baca bukunya nanya mulu. justru karena blum baca kan … klo dah tau kan ga tanya.

  7. Guntar said

    Haikal:
    Salut deh ma Haikal yg menyenangi pressure. Klo gitu, mbikin pressure sendiri aja dg inisiatif yg diumumkan ke temen2, biar ada beban utk menuntaskannya😛

    Dianika:
    That’s so nice. Klo ga yakin berhasil, tanya dulu deh ke diri sendiri, “Kaki penopang keyakinan itu dari mana, valid kah?”🙂
    Btw, yakin-ga-berhasil ma ga-yakin-berhasil tu sama ngga ya?🙄

    Donald & SS:
    Makasih banget ya reverensinya😛

    Putri:
    Princess, saya sbnernya dah mo posting ttg Blue Ocean. Tapi kayaknya perlu cari different angle dulu deh biar ndak basbang. Paling ngga nunggu pengalaman pribadi terkait dgnya udah bisa jadi pembelajarn yg layak utk dibagikan. Tunggu aja yach🙂

  8. Fajar said

    salam!
    Guntar tetep wae “Pemandu Guntar” ya ?!

  9. Kreshna said

    Saya juga kurang mengerti tentang Blue Ocean Strategy yang diterapkan. Bila hanya menerapkan strategi pemasaran, proses produksi, dan proses distribusi yang berbeda, bukankah itu namanya hanya diferensiasi saja? Apa bedanya antara Blue Ocean Strategy dan sekedar diferensiasi? Lalu, Anda tulis bahwa pesaing Blue Ocean Anda bukan hanya satu lagi. Kalau banyak, jadi Red Ocean lagi donk namanya?

    Mungkin saya harus menunggu posting berikutnya ya untuk memuaskan rasa penasaran saya. Anyway, another great post from you… Salut…

  10. linda said

    yg sabar mas, semoga bisa menjadi ladang amal dg sikon yg ada

    btw, saya bukan programmer kok mas. malah gatek abis sama yg namanya coding. salam kenal ya, makasih udah mampir. blognya keren euy

    benter banget mas “Jangan sampe kebencianmu pada rival bisnis membuat kamu bersikap tidak adil pada mereka”

  11. Guntar said

    Fajar:
    Scr formal, saya dah ndak di pelatihan lg sbg pemandu/public speaker. Masih dalam pertapaan nih 8)

    Kreshna:
    Komentar yg amat cerdas & berwawasan sekali, mas Kreshna🙂
    Ijinkan saya menyebut apa yg saya alami sbg Blue Ocean Illusion.
    Saya (dkk) kemaren tu sibuk berkutat pd analisa utilitas pembeli, termasuk menentukan harga yg pantas utk menciptakan market buzz. Inovasi costing jg dilakukan utk mensiasati agar proses produksi & delivery bisa ciptakan margit profit yg sehat. Segala hambatan kunci internal spt stagnansi, ketersediaan resource dan aspek motivasi juga udah masuk dlm checklist.
    Tapi tau nggak, tyt kami tidaklah bener2 bisa merekonstruksi market boundary. Shg benar kata Anda, udah bukan blue ocean lg namanya. Makanya kemaren saya sampe kejatuhan beban 15 ton:mrgreen: Bukti bhw saya masih belum bener2 paham ttg Blue Ocean Strategy🙄

    Linda:
    Iya, mbak Linda. Makasih, semoga pd akhirnya jg bisa jadi ladang uang:mrgreen:

  12. Putri said

    semangat … semangat … hajcha … hajcha … fighting … ^_^ … fighting …

  13. Putri said

    anyway … bukan kejatuhan 15 ton … tapi kejatuhan 6 ton … 1 ton + 5 ton masih 6 ton kan … hehehe … ga penting bgt. ^_^

    salam …

  14. MaIDeN said

    Yang susah itu, bagaimana caranya biar dibeli orang😉

  15. my first visit nih…
    content blognya bagus, tampilan juga ok punya…
    I think you’re very talented person.

    Keliatannya wawasanmu banyak banget ya..
    lucu juga sumber inspirasi’mu bisa dari komik chinmi🙂

    btw, link’mu ke friendster di halaman about, kurang huruf ‘r’, jadinya cuma http://www.friendster.com/gunta
    gak bisa di-klik..

    keep going, be success..

  16. Guntar said

    Putri:
    Dalam operasi string, 1 ama 5 jadinya “15” (alesan ah :mrgreen:) Salam juga, Putri. It’s nice to have you here😛

    Maiden:
    Sepakat. Jd tantangannya adl membuat apa2 yg emg bisa dijual, bukan menjual apa2 yg bisa dibuat, mentang2 bisa mbikin🙂

    Yohan:
    Makasih. Blog mas Yohan jg penuh ilmu tuh🙂
    Dan tunggu aja, lain kali ta’kasih posting dg hikmah yg diambil dr Dragon Ball, Slam Dunk, Naruto dan yg lain 8):mrgreen:

  17. haikal00 said

    Yee, sapa bilang sy seneng ditekan.. jelas2 ngga’ lah.
    Maksudnya itu.. biasanya klo lagi banyak kerjaan alias sibuk bgt, produktifitas nya bagus..
    dan klo lagi ga banyak kerjaan, jadinya malesan.
    Maunya itu.. ga banyak kerjaan + produktifitasnya (tetep) bagus.. gitu!
    siapa juga yg seneng ditekan..

  18. Hasan said

    dalam penerapannya blue ocean itu…ada cara sistematisnya ga sih, pake tools-tools tertentu atau ndak..? atau banyak ngandelin insting aja ?
    makasih..

  19. Guntar said

    Haikal:
    Ya wis, ndak ditekan. dipijit2 ajah ya:mrgreen:

    Hasan:
    Cara sistematisnya ada;ya spt yg ada di bukunya🙂 Mulai dari Blue Ocean Idea Index yg terkait dg Utility, Price, Cost dan Adoption. Trus juga ngatasin ganjalan2 dari perusahaan itu sendiri yg terkait dg cognitive, resource, political dan motivational. Bisa jd semacam checklist klo dijabarkan. Tapi ya gitu, klo cuman dianggap spt checklist, ntar bisa gagal spt saya:mrgreen: Ada perihal2 penting yg kudu diperhatikan; ntar klo saya dah bener2 temukan akan saya posting di sini🙂

  20. mbah dipo said

    yah .. kalo simbah cuma pakai Ocehan strategy…. ngomong doang,😀.. lha cuma bakulan permen…

  21. wah, untung perusahaan sampean belum kecemplung ke red ocean, kan?

  22. Guntar said

    mbah Dipo:
    Lha, bakulan permen kan bisa juga pake blue ocean. Dulu tuh sempet ada kan permen2 bungkus bertemakan partai atau perusahaan. Dan cukup laris. Lumayan deh sebagai sebuah strategy blue ocean. Bukan perkara diferensiasi, tapi pasarnya beda. Kompetisi udah jadi ga relevan lagi🙂

    Ndoro Kakung:
    Belum, Ndoro. Untungnya belum sampe kecemplung red ocean😛

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: