Bintang Tauladan !

Entrepreneur Lifestyle … mempersiapkan diri untuk menjadi Teladan.

Laci Percaya Diri

Posted by akhmad Guntar pada Juli 21, 2006

Otak kita menggunakan mekanisme laci dalam menyimpan segala pengalaman; ada laci pengalaman sukses, laci pengalaman biasa, dan laci pengalaman gagal.
Laci01
Dari pengalaman pribadi, saya temukan bahwa orang2 akan tumbuh dg rasa percaya diri yang amat besar bila mereka memiliki banyak simpanan di laci A. Mereka ndak minder & berani lantang berbicara klo ketemu ma orang2 hebat, krn mereka jg merasa punya pengalaman2 hebat.

Sebaliknya, orang dg banyak pengalaman di laci C akan jadi pribadi yang cenderung pasif & penuh keminderan. Laci terbawah ini biasanya berisi pengalaman2 gagal, dipermalukan, dikhianati, difitnah, hingga pengalaman2 traumatis. Menariknya, bukankah ini semua adl perkara persepsi & pilihan. Artinya, ndak ada yg bisa memasukkan semua pengalaman ke laci C kecuali klo kita mempersepsikan & mengijinkannya utk itu.

Sementara itu, orang2 dg banyak simpanan di laci B biasanya tumbuh jadi seorang yang peragu dalam hadapi & ambil tantangan serta pencapaian2 baru. Karena dia ndak punya referensi pendukung dari masa lalunya. Dan orang spt ini biasanya adl orang2 yang miskin aktivitas & pengalaman gagal maupun sukses, atau sekedar dia tidak menganggap penting pengalaman2 baiknya.

Post ini telah dimigrasikan ke AkhmadGuntar dot com
Silahkan klik link berikut untuk terus membaca :

Laci Percaya Diri

Iklan

6 Tanggapan to “Laci Percaya Diri”

  1. d1r4 said

    gimana sih caranya buat pengalaman baik kita seremeh apapun itu menjadi gede n bisa buat qta PeDe???

    coz,seingatq aq punya banyak pengalaman baik, tapi entah knp, suatu saat ktk aq jg g tau kpn coz g bs diprediksi, aq bs down bgt!!! Hanya dengan mengingat kelemahan yang mungkin bagi orang lain -gak masalah-,aq bisa down bgt, seolah jatuh pada jurang tak berdasar…

  2. dianika said

    Susah kalau kadang ada yang memilih jadi orang yang terpuruk dalam trauma berkepanjangan. Terkadang tidak PD atau sering jadi kehilangan fokus.
    BIsa jadi itu pula yang sering saya alami.
    Entahlah kadang2, saya malah terseret dalam arus pusaran yang entah ada di mana muaranya. Kalau sudah seperti itu, sedih deh…!
    Its ok, saya akan terus coba untuk menjadikannya guru terbaik!
    Anyway, tulisan yang bagus!

  3. Eep said

    ikutan workshop kita aja.., biar pengalaman baik sekecil apa pun jadi tambah pede, heheheh
    http://www.hnd-training.com
    SPAM! SPAM! hahahahahah

  4. Guntar said

    Ndak, bukan spam kok. Link yg pak Eep rekomendasikan kan berisi banyak hikmah & profound knowledge, bukan mulu promosi.
    It’s nice 🙂

  5. aditya said

    hmm overconfident juga bahaya, nah kalo laci percaya diri YG A kebanyakan, apa bahaya juga ? 😀

  6. Guntar said

    Aditya:
    Bener, Adit, emg bahaya klo kebanyakan 😛
    Saya tahu seseorang yg punya begitu banyak simpanan di laci A yg mana itu mbikin dia jadi angkuh dan susah dinasehati. Lebih parah lagi klo seseorang memberikan efek hiperbolis atas pengalaman2 baiknya. Punya prestasi bicara di depan 100 orang trus diklaim mjd 300 orang, dan itu disebar2kan ke banyak orang.

    Jadi kita emg kudu tetep bijak dlm mewarnai pengalaman2 di laci A. Pengalaman2 di laci C kudu tetap diinget sbg pengalaman gagal. Hanya kita kemudian memaknainya scr lebih efektif. Hal ini penting utk mbikin kita tetep punya sikap rendah hati dan tau diri 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: