Bintang Tauladan !

Entrepreneur Lifestyle … mempersiapkan diri untuk menjadi Teladan.

Jadi Problem Solver biar Kaya

Posted by akhmad Guntar pada Juni 13, 2006

Bob Reiss, penulis buku Low Risk, High Reward: Starting and Growing Your Business with Minimal Risk mengatakan:
Entrepreneur“Entrepreneurship adalah penginderaan dan pengejaran peluang, tanpa peduli ketersediaan sumberdaya yg tengah dimiliki, dg keyakinan bahwa ybs Bisa berhasil, dg fleksibilitas untuk merubah arah seperlunya, dan dg tekad utk bangkit kembali dari kemunduran dan kegagalan yg dialami.”


Klo saya, bukan penulis buku (belum), pengen menyebut entrepreneur sebagai “seseorang yang memperkaya kehidupan (bukan hidup lho, tapi kehidupan) dirinya, dan juga kehidupan orang lain, dengan mensolusikan masalah.

Kuncinya adalah mensolusikan masalah. Terasa banget karena itulah yang saya sedang jalani sekarang. Saya sekarang hidup dari mensolusikan masalah2 yang bertebaran di mana-mana. Tapi tentunya yang saya cari adl masalah2 yang bisa menghasilkan uang besar.

Saya mungkin belum menjadi entrepreneur jagoan, spt mereka di seluruh dunia saat ini sedang bekerja keras temukan sumber energi yang dapat diperbarui, mencari model pendidikan yang lebih tangguh, mencari vaksin pembasmi flu burung dsb. Banyak yang gagal emang. Tapi yang mampu bertahan dan berhasil biasanya jadi kaya.

Tapi penemu atau inventor tyt ndak lantas bisa disebut entrepreneur, jika dia tidak bisa menghasilkan uang dari apa yang diciptakannya. Meskipun penemu listrik adalah Ben Franklin semisal, tapi yang kaya ternyata bukan dia, tapi orang yang menemukan meteran listrik. ya nggak? Dialah yang mengubah energi listrik menjadi uang.

Dengan jadi entrepreneur lah saya bener2 bisa merasakan, bahwa seberapa kaya diri kita tu sebanding dengan seberapa besar kemampuan kita menyelesaikan masalah. Tapi perjalanan saya masih jauh, dan saya masih butuh banyak belajar.

2 Tanggapan to “Jadi Problem Solver biar Kaya”

  1. […] Saya meyakini bahwa seberapa besar kita dinilai akan sebanding dg seberapa besar kita bisa mensolusikan masalah; seberapa bagus gagasan kita dan dalam berikan value bagi orang lain. Nilai kita itulah yg pada akhirnya akan mendikte seberapa besar kita dibayar. […]

  2. […] Top Posts Job Interview: “Motivasi Anda?”Selamat Ber-Idul Fitri ^_^Becoming A Driven WorkaholicJadi Problem Solver biar KayaMenangani Kenegatifan selama RamadhanKualitas Pertanyaan Kaum SuksesThe Ramadhan’s ResolutionMengintimkan Diri dg Konsumen ala VenusKonsep Inovasi Sang Jawara Google”Bukan.Kita ni Entrepreneur,Bukan Karyawan.” […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: